Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Program Imbalan Pasti yang Membagi Risiko Antara Entitas Sepengendali

Oleh   /   Sabtu 22 November 2014  /   Tidak ada komentar

Laporan keuangan entitas kelompok usaha tersedia untuk pengguna laporan keuangan pada persyaratan yang sama dengan laporan keuangan entitas dan pada saat yang sama, atau lebih awal dari, laporan keuangan entitas.

KeuanganLSM

Program Imbalan Pasti yang Membagi Risiko Antara Entitas

149. Jika entitas berpartisipasi dalam program imbalan pasti yang membagi risiko antara entitas sepengendali, maka entitas mengungkapkan:

  • perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk membebankan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan tersebut.
  • kebijakan untuk menentukan iuran yang harus dibayar oleh entitas.
  • jika entitas mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sebagaimana dijelaskan dalam paragraf 41, seluruh informasi mengenai program secara keseluruhan yang disyaratkan paragraf 135–147.
  • jika entitas mencatat iuran yang terutang untuk periode sebagaimana dijelaskan dalam paragraf 41, informasi mengenai program secara keseluruhan yang disyaratkan paragraf 135–137, 139, 142–144, dan 147(a) dan (b).

150. Informasi yang disyaratkan oleh paragraf 149(c) dan (d) dapat diungkapkan dengan referensi silang kepada pengungkapan dalam laporan keuangan entitas lain dalam kelompok usaha jika:

  • laporan keuangan entitas kelompok usaha secara terpisah mengidentifikasi dan mengungkapkan informasi yang disyaratkan mengenai program; dan
  • laporan keuangan entitas kelompok usaha tersedia untuk pengguna laporan keuangan pada persyaratan yang sama dengan laporan keuangan entitas dan pada saat yang sama, atau lebih awal dari, laporan keuangan entitas.

 

Persyaratan Pengungkapan Dalam PSAK/ISAK Lain

151. Sebagaimana yang disyaratkan oleh PSAK 7: Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi, entitas mengungkapkan informasi mengenai:

  • transaksi pihak-pihak berelasi dengan program imbalan pascakerja; dan.
  • imbalan pascakerja untuk personil manajemen kunci.

152. Sebagaimana yang disyaratkan oleh PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi, entitas mengungkapkaninformasi mengenai liabilitas kontinjensi yang timbul dari kewajibanimbalan pascakerja.

Disarikan dari: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK 24) Tentang Imbalan Kerja, Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntansi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia), Hal: 24.45 – 24.46.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Informasi Tambahan dalam Laporan Keuangan menurut IFRS

Selengkapnya →