Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Rasio Efisiensi untuk Mengukur Suatu Bisnis

Oleh   /   Sabtu 11 Juli 2015  /   Tidak ada komentar

Rasio efisiensi mengukur seberapa baik suatu bisnis dijalankan. Rasio ini dapat menunjukkan secara cepat mengenai seberapa baik kebijakan kredit dijalankan serta seberapa cepat perputaran sediaan.

keuanganLSM

Rasio Efisiensi untuk Mengukur Suatu Bisnis

Rasio efisiensi mengukur seberapa baik suatu bisnis dijalankan. Rasio ini dapat menunjukkan secara cepat mengenai seberapa baik kebijakan kredit dijalankan serta seberapa cepat perputaran sediaan. Hal-hal tersebut menjaga agar bisnis Anda tetap berada dalam keadaan seimbang.

Rasio berikut mengukur waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan atau menagih piutang yang masih belum dibayar:7-8-2015 1-38-30 PM

Rasio yang tinggi menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu yang terlalu lama untuk mengumpulkan kembali uang perusahaan. Hal tersebut berarti modal kerja yang dimiliki berkurang dan mungkin beberapa tagihan tidak dapat tertagih.

Rasio yang rendah menunjukkan bahwa kredit penjualan dapat dikumpulkan secara cepat dan terdapat lebih banyak uang didalam perusahaan yang bisa digunakan untuk keuntungan para pemegang saham.

Tingkat perputaran sediaan mengukur seberapa cepat pergerakan barang dagangan.

7-8-2015 1-39-48 PM

Tingkat perputaran sediaan yang rendah menunjukkan terlalu banyak uang tertanam dalam bentuk barang yang disimpan dan tidak disalurkan atau digunakan sebagaimana mestinya.

Tingkat perputaran sediaan yang tinggi menunjukkan bahwa penjualan sangat besar—atau dapat pula diartikan hilangnya kesempatan penjualan karena barang dagangan tidak tersedia.

Rasio aktiva tetap terhadap nilai bersih mengukur berapa bagian dari niali bersih yang terdiri atas aktiva tetap. Rasio ini menunjukkan berapa banyak modal yang tertanam dalam bangunan, alat cetak, peralatan dan sebagainya.

7-8-2015 1-40-07 PM

Rasio yang rendah menunjukkan bahwa nilai bersih atau modal para pemegang saham lebih mudah diperoleh atau dicairkan jika terjadi pailit atau di saat keuangan sedang sulit.

Rasio yang tinggi menunjukkan bahwa bagian para pemegang saham dalam perusahaan mungkin tertanam dalam tanah, bangunan, atau berupa peralatan. Perusahaan mungkin akan mengalami kesulitan dalam memperoleh modal kerja.

Rasio perputaran investasi mengukur nilai penjualan yang dihasilkan dari aktiva.

7-8-2015 1-44-32 PM

Rasio perputaran investasi yang rendah menunjukkan terlalu banyak aktiva atau terlalu sedikit penjualan.

Sedangkan rasio perputaran investasi yang tinggi menunjukkan bahwa sesuatu yang baik sedang terjadi. Perusahaan memperoleh penjualan yang lebih tinggi tanpa harus menanamkan modalnya untuk membeli lebih banyak peralatan atau bangunan. Dapat juga dikatakan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak uang kas.

Disarikan dari buku: Dasar-Dasar Analisis Keuangan, Penulis: James O. Gill, Hal: 15-16.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Karakteristik LSM

Selengkapnya →