Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Rasio Jaminan Hutang

Oleh   /   Selasa 21 Juli 2015  /   Tidak ada komentar

Rasio jaminan hutang memberikan petunjuk mengenai kemungkinan risiko suatu perusahaan. Rasio hutang terhadap kekayaan bersih merupakan alat yang sangat berguna untuk mengevaluasi tingkat keamanan perusahaan.

Rasio Jaminan Hutang

Rasio Jaminan Hutang

Rasio jaminan hutang memberikan petunjuk mengenai kemungkinan risiko suatu perusahaan. Rasio hutang terhadap kekayaan bersih (yang disajikan dalam Bagian 1) dan rasio yang terlihat dibawah ini merupakan alat yang sangat berguna untuk mengevaluasi tingkat keamanan perusahaan.

Rasio kelipatan pembayaran bunga mengukur tingkatan di mana pendapatan operasional bisa mengalami penurunan sebelum perusahaan tidak dapat lagi memenuhi biaya bunga tahunannya.

7-8-2015 4-01-31 PM

Standar umum yang dapat diterima tergantung pada jenis industri, namun 6 atau 7 kali merupakan target yang baik untuk dicapai.

Rasio yang rendah berarti rendahnya margin tingkat keamanan. Perusahaan mungkin akan mengalami kesulitan untuk memperoleh pinjaman.

Rasio yang tinggi berarti perusahaan mungkin memiliki kapasitas peminjaman yang baik.

Variasi dari rasio ini adalah dengan menambahkan biaya nonkas seperti penyusutan, amortisasi, dan deplesi terhadap pendapatan bersih untuk cakupan aliran kas.

7-8-2015 4-01-59 PM

Biaya tetap lainnya yang harus dibayar untuk dapat tetap bertahan dalam bisnis, seperti sewa, harus ditambahkan ke pembayaran bunga.

Variasi lainnya disebut biaya tetap. Rasio ini menjelaskan bahwa banyak perusahaan menyewa aktiva dan terkadang mengakibatkan timbulnya kewajiban jangka panjang dan adanya perjanjian sewa. Jika perusahaan Anda menggunakan atau sedang mulai menggunakan cara sewa, maka rasio ini mungkin akan lebih masuk akal atau dapat diterima ketimbang rasio kelipatan pembayaran bunga.

Rumusnya adalah sebagai berikut:

7-8-2015 4-03-04 PM

Disarikan dari buku: Dasar-dasar Analisis Keuangan, Penulis: James O. Gill, Hal: 75-76.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Tahapan Penyusunan Anggaran Desa

Selengkapnya →