Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Rasio Nilai Buku

Oleh   /   Selasa 19 Mei 2015  /   Tidak ada komentar

Rasio pendapatan per lembar saham, atau rasio nilai buku, mengukur keberhasilan manajemen dalam mencapai keuntungan bagi pemilik perusahaan. Angka tersebut adalah jumlah yang disediakan bagi para pemegang saham.

keuanganLSM

Rasio Nilai Buku

Rasio pendapatan per lembar saham, atau rasio nilai buku, mengukur keberhasilan manajemen dalam mencapai keuntungan bagi pemilik perusahaan. Angka tersebut adalah jumlah yang disediakan bagi para pemegang saham umum setelah dilakukan pembayaran seluruh biaya dan pajak untuk periode akuntansi terkait.

5-8-2015 2-30-33 PM

Rasio yang rendah berarti manajemen tidak menghasilkan kinerja yang baik dengan memperhatikan pendapatan.

Rasio yang tinggi berarti saham memiliki tingkat pengembalian yang tinggi. Saham semacam ini umumnya akan terjual dengan faktor pengali yang lebih tinggi dari nilai bukunya ketimbang saham yang tingkat pengembaliannya rendah.

Kegunaan rasio ini masih dipertanyakan.Hanya terdapat sedikit atau tidak ada hubungan sama sekali dengan nilai buku (berdasarkan biaya historis) dan nilai pasar (berdasarkan pendapatan dimasa yang akan datang dan dividen). Namun demikian, beberapa analis menggunakan rasio ini sehubungan dengan apa yang disebut pasaran rasio nilai buku. Rasio tersebut sebagai berikut:

5-8-2015 2-30-48 PM

Rasio ini menunjukkan apakah nilai pasar lebih tinggi dari nilai buku dan seberapa kali besarnya, atau apakah lebih rendah dan berapa persen perbandingannya.

Disarikan dari buku: Dasar-dasar Analisis Keuangan, Penulis: James O. Gill, Hal: 72.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Pelaporan Keuangan Harus Mampu Menyediakan Informasi

Selengkapnya →