Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Rasio Profitabilitas

Oleh   /   Senin 8 April 2013  /   Tidak ada komentar

Pembahasan contoh rasio di sini menggunakan terminologi keuangan umum, logika dan metode dari contoh rasio berikut harus diadaptasi ke karakteristik nirlaba yang tidak mengenal istilah ‘profit’.

keuanganLSM

Rasio Profitabilitas

Pembahasan contoh rasio di sini menggunakan terminologi keuangan umum, logika dan metode dari contoh rasio berikut harus diadaptasi ke karakteristik nirlaba yang tidak mengenal istilah ‘profit’.

a. Rasio Laba Bersih

Rasio Laba Bersih = Pendapatan Kotor
Pendapatan Bersih

Rasio ini mengukur keefektifan manajemen dalam menjalankan usaha. Rasio ini mencoba mengukur seberapa jauh tingkat keuntungan bersih yang diperoleh dari besarnya keuntungan kotor yang diperoleh.

b. Rasio Laba atas Penjualan

Rasio Laba atas Penjualan = Pendapatan Bersih
Penjualan

Rasio ini juga mengukur keefektifan manajemen dalam menjalankan usaha. Rasio ini mencoba mengukur seberapa jauh tingkat keuntungan yang diperoleh dibandingkan volume penjualan yang terjadi.

Tingkat laba atas penjualan yang rendah tidak terlalu buruk jika sebuah usaha memang dioperasikan dengan margin keuntungan yang rendah namun volume penjualan tinggi.

c. Rasio Laba atas Aktiva

Rasio Laba atas Aktiva = Laba Bersih
Aktiva

Rasio ini mengukur tingkat laba yang mampu dihasilkan dibandingkan aset yang dimiliki organisasi. Tingkat laba atas aktiva yang rendah menunjukan kinerja yang buruk atau pemanfaatan aktiva yang buruk oleh manajemen.

d. Rasio Laba atas Investasi

Rasio Laba atas Investasi = Laba Bersih
Modal Pemegang Saham

Rasio ini digunakan dari sudut pandang para pemegang saham. Rasio ini ingin mengukur seberapa jauh tingkat laba yang bisa dihasilkan dari jumlah modal yang mereka setor/investasikan.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Definisi Dapat Diandalkan

Selengkapnya →