Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Saldo Rekening Riil dan Rekening Nominal

Oleh   /   Rabu 24 Desember 2014  /   Tidak ada komentar

Nilai atau saldo rekening-rekening laporan keuangan pada akhirnya akan disajikan sebagai laporan keuangan. Dalam periode pembukuan satu tahun, tanggal laporan keuangan adalah tanggal 31 Desember setiap tahun. Saldo yang tersaji dalam laporan keuangan dibatasi hingga tanggal tersebut. Dari sudut pandang saldo, rekening-rekening laporan keuangan terbagi dua, yakni rekening nominal dan rekening riil.

keuanganLSM

Saldo Rekening Riil dan Rekening Nominal

Nilai atau saldo rekening-rekening laporan keuangan pada akhirnya akan disajikan sebagai laporan keuangan. Dalam periode pembukuan satu tahun, tanggal laporan keuangan adalah tanggal 31 Desember setiap tahun. Saldo yang tersaji dalam laporan keuangan dibatasi hingga tanggal tersebut. Dari sudut pandang saldo, rekening-rekening laporan keuangan terbagi dua, yakni rekening nominal dan rekening riil.

Rekening Riil

Rekening riil adalah rekening yang saldo nya berakumulasi dari periode-periode sebelumnya. Rekening-rekening neraca merupakan rekening riil. Rekening kas, misalnya, akan bertambah atau berkurang karena adanya transaksi perusahaan. Saldo aset, utang, dan modal perusahaan pada akhir periode akan menjadi saldo awal tahun berikutnya. Demikian pula saldo awal utang dan modal tahun berjalan, merupakan saldo akhir utang dan modal tahun sebelumnya.

Peraga 4.2 menyajikan rekening Kas dan Bank PT A per 31/12/2014. Saldo tersebut adalah berasal dari saldo awal, ditambah atau dikurangi transaksi yang menyebabkan rekening kas bertambah atau berkurang. Misalnya saldo rekening kas awal tahun adalah Rp4 Milyar. Saldo ini akan bertambah atau berkurang sesuai dengan transaksi yang terjadi pada tahun 2014. Saldo akhir kas sebesar Rp2,45 Milyar yang akan bertambah atau berkurang sesuai transaksi yang terjadi dalam perusahaan. Saldo tersebut akan menjadi saldo awal periode berikutnya.

11-13-2014 11-08-16 AM

Format atau bentuk rekening dalam perusahaan amat tergantung dari informasi yang dibutuhkan perusahaan. Kolom dua, yakni “bukti” pada rekening kas pada Peraga 4.2 seperti F140504 adalah bukti pengeluaran atau penerimaan kas dan bank. Pencatatan transaksi akuntansi harus disertai bukti-bukti transaksi. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi transaksi akuntansi fiktif atau rekayasa. Bukti-bukti tersebut harus dicatat sebagai control atas transaksi yang terjadi. Bukti transaksi ada yang berasal dari dalam perusahaan, ada juga yang berasal dari luar perusahaan. Bukti setor pajak, misalnya, adalah bukti yang berasal dari luar perusahaan.

Saldo rekening-rekening neraca pada akhir tahun adalah berasal dari saldo rekeing-rekening neraca periode sebelumnya. Dengan demikian, laporan neraca berkesinambungan dari satu periode ke periode berikutnya. Misalkan neraca PT A per 31/12/2013 adalah seperti yang disajikan pada Peraga 4.3. Saldo-saldo neraca tersebut akan mengalami kenaikan dan penurunan disebabkan transaksi-transaksi tahun 2014 yang melibatkan rekening riil. Nilai-nilai rekening ril per 31/12/2014 dapat dilihat pada Peraga 4.5.

11-13-2014 11-09-12 AM

Rekening Nominal

Rekening-rekening laba/rugi yakni pendapatan dan beban adalah merupakan rekening nominal. Rekening nominal merupakan rekening yang nilainya sementara. Saldo-saldo pendapatan dan beban yang tersaji dalam laporan laba/rugi hanya menggambarkan pendapatan dan beban selama periode berjalan. Pendapatan dan beban merupakan gambaran kinerja dalam suatu periode. Pendapatan dan beban tahun berjalan menjadi bagian dari laporan laba/rugi tahun berjalan. Pendapatan dan beban periode tahun lalu di laporan dalam laporan laba/rugi periode lalu. Pendapatan dan beban atau rekening nominal tahun lalu harus ditutup agar tidak masuk dalam laporan laba rugi periode sekarang.

Akuntansi memiliki prosedur untuk menutup seluruh perkiraan pendapatan dan beban selama satu periode. Masalah ini dibahas pada Bab V. Peraga 4.4 menyajikan contoh rekening beban penjualan lain.

11-13-2014 11-09-37 AM

Nilai Beban Penjualan Lain yang tersaji dalam laporan Laba/rugi PT A tahun 2014 adalah Rp350 juta, yakni total beban penjualan lain yang terjadi sepanjang tahun 2014. Beban penjualan lain tersebut berasal dari transaksi per tanggal 7/1/2014 dan transaksi per tanggal 10/11/2014 yang melibatkan kode 5.2.1.3 seperti telah dijelaskan di atas. Saldo rekening-rekening nominal lainnya untuk tahun berakhir 2014 disajikan pada Peraga 4.5

Disarikan dari buku: Akuntansi untuk Non-Akuntan, Penulis: Golrida Karyawati P, Hal: 70-73.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Kampanye Dengan Uang Haram (2/2)

Selengkapnya →