Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Saling Menghapuskan Antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

Oleh   /   Senin 18 Juni 2012  /   Tidak ada komentar

Di dalam akuntansi untuk suatu transfer aset keuangan yang tidak mempunyai kualifikasi untuk tidak dilakukan pengakuan, maka entitas tidak harus melakukan saling menghapuskan antar aset yang ditransfer dengan liabilitas yang terkait.

keuanganLSM

Saling Menghapuskan Antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

Paragraf 42 dari IAS 32 menetapkan prinsip untuk saling menghapuskan (offset) antar aset keuangan dengan liabilitas keuangan dan untuk penyajian netonya. Suatu aset keuangan dan liabilitas keuangan harus saling menghapuskan dan jumlah neto yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan hanya bilamana suatu entitas mempunyai hak pemaksaaan secara legal untuk menyembunyikan jumlah yang diakui dan maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas sekaligus.

Di dalam akuntansi untuk suatu transfer aset keuangan yang tidak mempunyai kualifikasi untuk tidak dilakukan pengakuan, maka entitas tidak harus melakukan saling menghapuskan antar aset yang ditransfer dengan liabilitas yang terkait. Namun, saling menghapuskan (offset) tidak dilaksanakan atas dasar keberadaan hak saja.

Seharusnya ada maksud untuk menggunakan hak atau untuk menyelesaikan sekaligus, sehingga jumlah dan waktu dari arus kas masa depan entitas tidak terpengaruh. Maksud untuk menyelesaikan sekaligus tanpa memiliki hak legal tidak dapat dibenarkan untuk melakukan saling menghapuskan.

Di dalam hal saling menghapuskan berikut adalah tidak tepat :

  • Beberapa perbedaan aset keuangan dan liabilitas keuangan (yang memiliki perbedaan jenis risiko) digabungkan untuk menyamai instrumen tunggal;
  • Aset keuangan dan liabilitas keuangan memiliki jenis risiko yang sama akan tetapi rekanannya adalah berbeda;
  • Aset keuangan atau aset lainnya dijaminkan sebagai kolateral untuk liabilitas keuangan non-recourse.
  • Aset keuangan mengesampingkan kepercayaan oleh debitur untuk tujuan pembebasan suatu liabilitas dan kreditur tidak menerima aset tersebut dalam penyelesaian liabilitas; atau
  • Liabilitas yang terjadi dapat dipulihkan dari pihak ketiga.

Disarikan dari buku: Memahami IFRS, Penulis: Nandakumar Ankarath, Dr. T.P. Ghosh, dkk.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (2/4)

Selengkapnya →