Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Artikel saat ini

Siapa Yang Mendapat Keuntungan dari Good Corporate Governance Policies

Oleh   /   Jumat 4 Juli 2014  /   Tidak ada komentar

Hal-hal yang berhubungan dengan Good Corporate Governance di atas tidak akan lepas dari fungsi pengawasan yang baik dan independen dari Internal Audit. Internal Audit akan mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang, manipulasi, kecurangan, dan meminimalisir terjadi fraud and irregularities di dalam perusahaan.

KeuanganLSM

Siapa Yang Mendapat Keuntungan dari Good Corporate Governance Policies

Pihak pertama yang mendapat keuntungan dari good corporate governance policies adalah pemegang saham. Mengapa? Karena pemegang saham menghendaki tranparansi dalam penyajian laporan dan, secara operasional, perusahaan berjalan secara wajar, tidak ada kecurangan, penggelapan, manipulasi, pelanggaran peraturan pemerintah, dan unsur kesengajaan yang dibuat oleh manajemen.

Pihak lain yang juga mendapat keuntungan dari good corporate governance policies adalah dewan komisaris. Mengapa? Karena dewan komisaris dapat mengetahui kejelasan tentang peraturan perusahaan, sistem, dan prosedur yang berjalan di perusahaan yang dikelolanya, berikut dengan efektivitas dan efisiensi fasilitas operasional perusahaan.

Demikian pula halnya dengan segenap anggota eksekutif perusahaan (Board of Director). Kejelasan tentang sistem dan prosedur perusahaan menunjang target yang telah mereka buat. Karyawan juga akan menikmatinya, karena transparansi tentang peraturan perusahaan dan pekerjaan yang harus mereka kerjakan akan memicu semangat mereka untuk bekerja. Mereka juga akan merasa dihargai. Juga, lingkungan atau masyarakat, karena mereka bisa menilai baik—tidaknya pengelolaan perusahaan dengan merujuk pada keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan lingkungan atau masyarakat sekitar di mana perusahaan berada.

Hal-hal yang berhubungan dengan Good Corporate Governance di atas tidak akan lepas dari fungsi pengawasan yang baik dan independen dari Internal Audit. Internal Audit akan mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang, manipulasi, kecurangan, dan meminimalisir terjadi fraud and irregularities di dalam perusahaan. Kerja sama antara Internal Audit dan Audit Committee juga sangat dibutuhkan dalam perusahaan yang sudah go public.

Bersama-sama dengan divisi manajemen dan finance and accounting, berikut dengan eksternal auditor, mereka wajib mengadakan rapat minimal satu kali dalam setahun guna membahas tentang masalah-masalah yang terjadi dalam operasional perusahaan dan keuangan—yang dalam hal ini berarti laporan keuangan—sebelum laporan hasil audit dipublikasikan kepada khalayak ramai.

Disarikan dari buku: Pedoman Audit Internal, Penulis: Alfred A. Kaunang, Hal: 103-104.

 

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Lingkup Pekerjaan Pemeriksa Internal (2/4)

Selengkapnya →