Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Sifat dan Komposisi Kas yang Dibatasi (Restriced Cash)

Oleh   /   Senin 15 Oktober 2012  /   Tidak ada komentar

Kas yang disisihkan untuk tujuan tertentu, jika jumlahnya material harus dipisahkan dari kas “regular” untuk tujuan pelaporan keuangan, dicatat sebagai kas yang dibatasi (restriced cash) dan diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

keuanganLSM

Sifat dan Komposisi Kas yang Dibatasi (Restriced Cash)

Kas (cash) adalah media pertukaran standar serta merupakan dasar akuntansi dan pengukuran untuk semua pos-pos lainnya. Kas meliputi kas di tangan (cash on hand), seperti uang logam, uang kertas, cek dan bilyet giro yang telah jatuh tempo; dan kas di bank (cash in bank), seperti rekening giro dan tabungan. Cek dan bilyet giro yang belum jatuh tempo diklasifikasikan sebagai piutang. Dalam pembahasan ini, kas di tangan dan kas di bank dipisahkan, sebagaimana lazimnya dilakukan dalam praktik.

Adakalanya bank membiarkan nasabahnya melakukan penarikan melebihi saldo simpanannya di bank. Jika hal ini terjadi akan terdapat saldo minus (cerukan) pada rekening bank, yang disebut overdraft bank (bank overdraft). Saldo minus ini dilaporkan sebagai liabilitas jangka pendek.

Kas yang disisihkan untuk tujuan tertentu, jika jumlahnya material harus dipisahkan dari kas “regular” untuk tujuan pelaporan keuangan, dicatat sebagai kas yang dibatasi (restriced cash) dan diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

Ketika nasabah melakukan pinjaman melalui bank, pihak bank biasanya menahan sejumlah dana pinjaman untuk tidak ditarik oleh nasabah. Saldo bank yang dibatasi secara legal penggunaannya ini disebut saldo kompensasi (compensating balance). Saldo bank yang dibatasi ini diklasifikasikan sebagai kas jika disimpan sebagai saldo kompensasi terhadap pinjaman jangka pendek. Jika saldo bank yang dibatasi ini disimpan sebagai saldo kompensasi terhadap pinjaman jangka panjang maka diklasifikasikan sebagai asset lain-lain (other assets).

Kas yang disisihkan untuk tujuan tertentu, jika jumlahnya material harus dipisahkan dari kas “regular” untuk tujuan pelaporan keuangan, dicatat sebagai kas yang dibatasi (restriced cash) dan diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Kas yang dibatasi dikelompokkan ke dalam kas, atau investasi jangka panjang tergantung kepada apakah disisihkan untuk digunakan dalam jangka pendek (1 tahun) atau jangka panjang (lebih dari 1 tahun). Contoh kas yang dibatasi penggunaannya adalah kas yang disisihkan untuk pembayaran gaji karyawan dan kas yang dicadangkan untuk pembangunan pabrik di masa yang akan datang. Dana kas kecil (petty cash fund) dan uang kembalian atau dana pertukaran (change funds) juga merupakan kas dalam jumlah relative kecil yang juga disisihkan untuk tujuan tertentu. Dana kas kecil dan uang kembalian/dana pertukaran dikelompokkan ke dalam kas.

Disarikan dari buku: Akuntansi Keuangan Fersi IFRS+, Penulis: Raja Adri Satriawan Surya, Halaman: 66-67.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →