Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Standar Akuntansi dan Rerangka Acuan Konseptual

Oleh   /   Rabu 8 April 2015  /   Tidak ada komentar

Fungsi standar akuntansi adalah sebagai pedoman bagi penyedia informasi keuangan dalam pengakuan, pengukuran, penilaian dan pengungkapan serta pelaporan transaksi-transaksi yang perlu dilaporkan ke dalam media akuntansi.

keuanganLSM

Standar Akuntansi dan Rerangka Acuan Konseptual

Akuntansi merupakan suatu praktik jasa dalam usaha menyediakan informasi keuangan mengenai suatu unit organisasi tertentu. Aktivitas organisasi/unit usaha tersebut akan dikuantifikasikan melalui laporan keuangan yang disajikan oleh manajemen. Dalam menginterpretasikan suatu transaksi tertentu sering terjadi konflik antara pihak pemakai laporan keuangan dan pihak manajemen. Fungsi standar akuntansi adalah sebagai pedoman bagi penyedia informasi keuangan dalam pengakuan, pengukuran, penilaian dan pengungkapan serta pelaporan transaksi-transaksi yang perlu dilaporkan ke dalam media akuntansi. Dengan berpedoman kepada standar akuntansi yang berterima umum (generally accepted), maka konfiik antara pihak manajemen dan pihak pemakai laporan keuangan eksternal dapat dihindarkan. Standar akuntansi berterima umum juga memungkinkan untuk diadakannya perbandingan antara laporan keuangan saat ini dan saat-saat lalu, maupun membandingkannya dengan laporan keuangan dari perusahaan lain.

Di beberapa negara maju standar akuntansi telah dikodifikasikan sehingga berlaku seperti halnya undang-undang, misalnya di Amerika Serikat yang disebut dengan generally accepted accounting principles (GAAP). GAAP sangat berpengaruh terhadap standar akuntansi yang berlaku di negara selain Amerika Serikat. Hal ini menyebabkan pandangan yang keliru bahwa penyusunan standar akuntansi harus berpedoman terhadap standar akuntansi yang berlaku di Amerika Serikat. Penyusunan suatu standar akuntansi seharusnya didasarkan pada pemikiran yang logis yang sesuai dengan situasi lingkungan sosial tempat akuntansi akan diterapkan.

Standar akuntansi berlaku seperti undang-undang yang mengatur tata cara penyusunan laporan keuangan. Perubahan standar yang sedang berjalan atau penyusunan standar yang baru akan berpengaruh secara langsung terhadap pihak-pihak yang menggunakan angka-angka laporan keuangan untuk dasar pengambilan keputusan. Karena itu badan yang berwenang dalam penyusunan standar akuntansi harus menggunakan suatu pendekatan tertentu supaya standar yang dibuat dapat diterima umum dan tidak disiasati. Ada empat model pendekatan yang dapat digunakan dalam penyusunan standar akuntansi, pendekatan deduktif, pendekatan induktif, pendekatan social determination, dan pendekatan peraturan.

Disarikan dari buku: Tujuan Pelaporan Keuangan, Penulis: Suwaldiman, M.Accy., SE., Akt., Hal: 23.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Arti Hukum bagi Perkembangan Ekonomi

Selengkapnya →