Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Referensi  >  Referensi Buku  >  Artikel saat ini

Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)

Oleh   /   Jumat 10 Desember 2010  /   Tidak ada komentar

Entitas yang memiliki akuntabilitas publik signifikan dapat menggunakan SAK ETAP jika otoritas berwenang membuat regulasi mengizinkan penggunaan SAK ETAP.

keuangan LSM

Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)

Diterbitkan oleh: Dewan Standar Akuntasi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
Mei 2009

SAK Entitas tanpa Akuntabilitas Publik disahkan oleh Dewan Standar Akuntan Keuangan pada tanggal 19 Mei 2009

Bab 1 Ruang Lingkup
Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dimaksudkan untuk digunakan entitas tanpa akuntabilitas publik. Entitas tanpa akuntabilitas publik. Entitas tanpa akuntabilitas publik adalah entitas yang:

  1. tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan; dan
  2. menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal. Contoh pengguna eksternal adalah pemilik yang tidak terlibat langsung dalam pengelola usaha, kreditur, dan lembaga pemeringkat kredit.

Entitas memiliki akuntabilitas publik signifikan jika:

  1. entitas telah mengajukan pernyataan pendaftaraan, atau dalam proses pengajuan pernyataan pendaftaran, pada otoritas dasar modal atau regulator lain untuk tujuan penerbitan efek di pasar modal; atau
  2. entitas menguasai aset dalam kapasitas sebagai fidusia untuk sekelompok besar masyarakat, seperi bank, entitas asuransi, pialang dan atau pedagang efek, dana pensiun, reksa dana dan bank investasi.

Entitas yang memiliki akuntabilitas publik signifikan dapat menggunakan SAK ETAP jika otoritas berwenang membuat regulasi mengizinkan penggunaan SAK ETAP.

    Cetak       Email

About the author

Yudhis adalah salah satu pengelola keuangan LSM, aktif di Yayasan Penabulu sebagai program officer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

Akuntansi Desa

Selengkapnya →