Loading...
Posisi Anda:  Home  >  Artikel  >  Akuntansi  >  Artikel saat ini

Transaksi Akuntansi

Oleh   /   Sabtu 29 November 2014  /   Tidak ada komentar

Transaksi akuntansi adalah transaksi yang memengaruhi dua atau lebih data akuntansi. Transaksi yang tidak mempengaruhi dua atau lebih data akuntansi tidak disebut sebagai transaksi akuntansi, sehingga datanya tidak masuk dalam proses akuntansi.

keuanganLSM

Transaksi Akuntansi

Transaksi akuntansi adalah transaksi yang memengaruhi dua atau lebih data akuntansi. Transaksi yang tidak mempengaruhi dua atau lebih data akuntansi tidak disebut sebagai transaksi akuntansi, sehingga datanya tidak masuk dalam proses akuntansi.

Contoh transaksi akuntansi dan bukan transaksi akuntansi:

  • Tanggal 6 Juli 2014 PT A menandatangani kontrak pembelian tanah Rp1M yang akan dilakukan tanggal 14 September 2014. Tanah disepakati dibeli dengan pinjaman bank. Transaksi tanggal 6 Juli 2014 bukan merupakan transaksi akuntansi, karena data akuntansi, yakni aset, utang, modal, pendapatan, dan beban PT A tidak berubah pada tanggal tersebut. Transaksi akuntansi baru terjadi tanggal 14 September 2014, di mana pada tanggal tersebut terjadi perubahan dua data akuntasi, yakni aset dan utang, yakni: Nilai aset, yakni tanah bertambah Rp1M dan Nilai utang, yakni pinjaman bank juga bertambah Rp1M.
  • Pada tanggal 3 Mei 2014 diadakan rapat dewan direksi yang memutuskan perusahaan akan membuka cabang di Makasar. Rapat dewan direksi adalah transaksi. Akan tetapi rapat tersebut tidak memengaruhi data akuntansi. Oleh sebab itu, transaksi pada tanggal 3 Mei 2014 bukan merupakan transaksi akuntansi. Apabila misalnya pada tanggal 10 Juli 2014 perusahaan mengeluarkan uang Rp15 M untuk mendirikan cabang di Makasar, transaksi akuntansi terjadi tanggal 10 Juli 2014. Transaksi tanggal 10 Juli 2014 mempengaruhi dua data akuntansi, yakni: Aset yang diinvestasikan dalam cabang bertambah sebesar Rp15 M dan Aset, yakni kas berkurang sebesar Rp15 M.
  • Tanggal 1 April 2014 perusahaan membuat peraturan disiplin kerja. Hal ini bukan merupakan transaksi akuntansi, karena tidak memiliki konsekuensi keuangan. Misalkan pada tanggal 15 April 2014 perusahaan membeli mesin Hand Key untuk mencatat kehadiran karyawan yang harganya Rp200 juta dengan membayar kas Rp100 juta dan sisanya dengan utang. Tanggal 15 April 2014 baru terjadi transaksi akuntansi. Pengaruh transaksi tersebut adalah sebagai berikut: a) Aset, yakni mesin hand key bertambah Rp200 juta. b) Aset yakni kas berkurang Rp100 juta. c) Utang bertambah Rp100 juta.

Dari contoh-contoh transaksi akuntansi di atas dapat dilihat bahwa transaksi akuntansi mengubah minimal dua data akuntansi dengan jumlah yang sama. Transaksi tanggal 14 September, misalnya, mengubah nilai tanah dan pinjaman bank dengan jumlah Rp1 Milyar. Transaksi tanggal 10 Juli 2014 memengaruhi nilai investasi dan nilai kas masing-masing dengan jumlah Rp15 Milyar. Transaksi tanggal 15 April 2014 mepengaruhi aset dan utang sebesar Rp100 juta. Aset hand key bertambah Rp200 juta, tetapi aset kas berkurang Rp100 juta, sehingga perubahan pada aset Rp100 juta. Jumlah ini sama dengan perubahan utang, yakni Rp100 juta.

Disarikan dari buku: Akuntansi untuk Non-Akuntan, Penulis: Golrida Karyawati P, Hal: 56-57.

    Cetak       Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like...

keuanganLSM

Membuat SDM Dihargai

Selengkapnya →